Jumat, 21 Desember 2018

Memanfaatkan Cangkang Telur Untuk Pupuk Tanaman

Mendaur ulang sampah rumah tangga memang tidak ada ruginya, pupuk gratis bisa didapat jika kebuners pandai untuk mengolah sampah rumah tangga itu kembali. Setiap hari sampah yang dihasilkan dari dapur bisa untuk mencukupi nutrisi pada tanaman kebuners. Fokus untuk judul kali ini adalah cangkang telur. Setiap rumah pasti memiliki sampah rumah tangga berupa cangkang telur, tetapi sayangnya cangkang telur kebanyakan hanya dibuang begitu saja tanpa diolah lagi, padahal cangkang telur ini bisa menjadi pupuk organik tambahan bagi tanaman kebuners.
Cangkang telur memiliki unsur hara makro yang diperlukan oleh tanaman.
Cangkang Telur


Kandungan pada cangkang telur terdiri atas 97% kalsium karbonat, sisanya fosfor, magnesium, natrium, kalium, seng, mangan, besi, dan tembaga. Kandungan kalsium yang cukup besar berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman.
Cangkang Telur Yang Dihancurkan

Kalsium adalah salah satu unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Manfaat kalsium antara lain adalah untuk
  1. merangsang pertumbuhan akar
  2. mempercepat penyerapan kalium
  3. mendorong pembentukan buah dan biji
  4. membentuk dinding sel yang diperlukan dalam pembentukan sel baru
  5. memperkokoh batang tanaman
Kekurangan kalsium pada tanaman biasanya ditandai dengan gejala keriting pada daun muda.
Pengolahan cangkang telur sebagai pupuk pun sangat mudah, kebuners hanya tinggal menyimpan cangkang telur sebanyak mungkin dan kemudian bisa kebuners hancurkan untuk dijadikan tepung atau berupa remah kasar. cangkang telur yang sudah hancur bisa langsung ditaburkan ke sekitaran tanaman kebuners. Jika cangkang telur yang kebuners simpan masih kurang, kebuners bisa kok meminta kepada tukang martabak atau juga warung dan rumah makan.

Baca juga : 5 Tips Cara Menanam Tanaman Buah Yang Baik Dan Benar


Jika kebuners ingin membuat pupuk cair organik, cangkang telur yang sudah dihancurkan, dicampur dengan kulit dari bawang merah, bakteti Em4,  dan gula merah, kemudian simpan ke dalam wadah lalu tutup rapat wadah tersebut. Pupuk cair organik bisa dipakai 2minggu kemudian.

Baca juga : 10 Tanaman Hias Yang Cocok Di Tanam Dalam Ruangan

Untuk tambahan cangkang telur yang ditaburkan disekitaran tanaman juga bisa sebagai penghalau siput karena menurut pengalaman penulis, siput tidak bisa melewati areal yang ditaburi cangkang telur tersebut.

Yuk manfaatkan sampah dapur, jangan buang lagi cangkang telurnya.

Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil


Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di Facebook dan juga  Instagram ya!  :)

Rabu, 21 November 2018

5 Tips Cara Menanam Tanaman Buah Yang Baik Dan Benar

Bagi kebuners yang suka dengan tanaman, khususnya tanaman buah ada baiknya kebuners menanam sendiri tanaman buah di halaman kebuners. Apalagi jika kebuners suka dengan jenis buah tertentu, misalnya rambutan. Kebuners tidak perlu repot membeli kepasar jika mempunyai pohon rambutan sendiri. Ada banyak tanaman buah yang cocok di tanam di halaman,  seperti mangga, rambutan, manggis, juwet, tin, srikaya, jeruk, sawo, dan lain-lain.


Ada banyak keuntungan dari menanam, selain dapat memetik buahnya sendiri. 

Halaman rumah yang di tanami akan terlihat lebih asri dan sejuk, selain itu manfaat kesehatan tubuh dan pikiran dan juga rekreasi murah meriah bagi keluarga sendiri juga bisa didapatkan dengan hanya melangkah keluar rumah sendiri. Lalu bagaimanakah Cara Menanam Tanaman Buah Yang Baik Dan Benar, mari kebuners simak tips dari Kebun Kecil berikut ini :



1. Persiapkan lokasi penanaman

Penentuan lokasi sangat penting, jangan terlalu dekat dengan batas tanah tetangga. Itu penting untuk menghindari agar tidak terjadi yang tidak di inginkan pada nantinya. Karena pohon yang di tanam nanti akan besar maka penghitungan dengan jarak batas tanah tetangga kebuners pun harus tepat. Cahaya matahari juga penting, periksa juga apakah lokasi yang kebuners pilih untuk menanam terkena cahaya matahari. Karena cahaya matahari berpengaruh kepada pertumbuhan tanaman itu sendiri.


2. Buat lubang tanam dan belilah pupuk kandang terlebih dahulu

Setelah penentuan lokasi dan didapat lokasi yang tepat. Saatnya kebuners membuat lubang tanam. Ini dilakukan sebelum membeli bibit yang akan ditanam, buat lubang sebesar 1m² dan dengan ukuran dalam 1 meter. Masukkan pupuk kandang rumput, atau bahan organik lainnya kedalam lubang tanam. Sisakan 50cm untuk menaruh bibit yang akan ditanam. sebaiknya lubang dibuat setidaknya seminggu sebelum menanam. Ini bertujuan untuk meresapkan pupuk kandang dan memperbaiki struktur tanah pada lubang yang akan ditanami

Baca juga : Peranan pupuk kandang sebagai penyubur tanah

3.  Membeli bibit tanaman

Pilihlah tanaman yang sehat, cek kondisi daun, dan batang. Jika terlihat sehat kebuners bisa langsung membayarnya untuk dibawa pulang. Untuk jenis bibit tanaman, pilihan terserah pada kebuners sendiri. Ada banyak pilihan jenis tanaman yang bisa kebuners temui pada penjual tanaman.

Baca juga : Pemanfaatan daun bambu sebagai pupuk dan mulsa organik


4. Tanam bibit pada lubang yang sudah dipersiapkan

Jika bibit sudah kebuners beli, artinya kebuners sudah siap menanam bibit tanaman tersebut. Cara penanamannya adalah buka polybag bibit dengan hati-hati. Jangan sampai ada akar yang putus untuk menghindari stress pada bibit tanaman tersebut. Taruh bibit kedalam lubang tanam, dan kemudian masukkan bahan organik seperti rumput ataupun sampah dapur seperti bekas sayuran, kemudian ratakan. Lalu tutup dengan tanah dan yang terakhir siram pada bagian akar.

Baca juga : kumpulan foto inspirasi berkebun di lahan sempit


5.  Berikan ajir dan kandang untuk mengamankan bibit tanaman

Kalau kebuners merasa bibit tanaman kebuners tidak aman, kebuners bisa mengandang bibit tanaman kebuners dengan kayu. Tancapkan kayu di sekeliling tanaman sehingga membentuk kandang. Ajir juga berperan untuk mengamankan bibit tanaman kebunera agar tidak goyang jika terkena angin. Tips ke 5 ini adalah opsional, kebuners bisa melakukannya bisa juga tidak.

Baca juga : 10 Tanaman Hias Yang Cocok Dalam Ruangan

Rawat dan siram jika dirasa tanah disekitar bibit mulai kering. Penyiraman yang baik dilakukan pada pagi dan sore hari. Siangi rumput disekitar bibit tanaman, agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu dan nutrisi yang diberikan tidak hilang diambil oleh rumput gulma. Berikan juga pupuk tambahan jika dirasa perlu.

Demikian 5 Tips Cara Menanam Yang Baik Dan Benar, kebuners bisa langsunh mempraktikkan nya di halaman rumah kebuners. Mudah bukan? Yuk mari menanam.


Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil

Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di facebook dan juga Instagram ya! :)

Selasa, 20 November 2018

Kumpulan Foto Inspirasi Berkebun Di Lahan Sempit

Hai kebuners, post kali ini adalah lanjutan dari post dengan judul 5 tips berkebun di lahan sempit. Dikarenakan pada post sebelumnya sudah terlalu panjang, maka penulis membuat post lanjutan yang berhubungan satu sama lainnya. Post ini dibuat dengan tujuan untuk menginspirasi kebuners agar lebih semangat dalam memanfaatkan keterbatasan lahan yang ada, walaupun itu lahan yang sempit kebuners harus tetap berkreasi ya. Yuk kita simak Kumpulan Foto Inspirasi Berkebun Di Lahan Sempit berikut ini


1. Menanam Dalam Polybag 


Cabe dalam polybag


Strawberry dalam polybag


terong


tomat


cabai


2.  Menanam Dalam Pot dan Planterbag





Sarikaya dalam pot



Jambu air


Pohon mangga dalam planterbag

pohon jambu air dalam planterbag


3. Menanam Dalam Talang Air














4. Menanam Dengan Memanfaatkan Barang Bekas


kaleng cat bekas

botol air mineral bekas dan selang infus sebagai penyiram tanaman otomatis

toples bekas

plastik bekas gelas air mineral dan minuman bersoda


memanfaatkan botol plastik bekas



5. Menanam Dengan Pipa Paralon








Sekian foto-foto yag kebun kecil rangkum dari banyak sumber. Bagaimana menurut kebuners? Jangan sampai lahan yang kecil menyebabkan kita menyerah untuk menanam. Banyak benda disekitar kita yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam.

Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil

Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di facebook dan juga Instagram ya! :)

Senin, 19 November 2018

5 Tips Berkebun Di Lahan Sempit


Kebun vertikal

Menanam tidak melulu soal lahan yang luas. Ya memang, jika mempunyai lahan yang luas kebuners bisa bebas menanam apa saja dari tanaman yang kecil hingga yang besar. Andai saya punya lahan yang luas, saya ingin menanam ini dan itu tapi sayangnya lahan saya hanya halaman rumah yang tidak terlalu luas dan halaman saya pun tidak ada tanahnya, semuanya hanya semen cor. Tidak harus menunggu lahan yang luas untuk menanam, mulailah dari lahan yang kecil saja dulu.  Di lahan yang tidak terlalu luas kebuners dituntut untuk lebih kreatif agar bisa mengoptimalkan ruang yang ada. Karena dituntut lebih kreatif, nanti seiring waktu akan muncul ide baru yang lebih bagus yang kebuners bisa terapkan dan kembangkan lagi dikemudian hari. Nah sekarang mari simak 5 Tipa Berkebun Di Lahan Sempit berikut ini


1. Berkebun dengan menggunakan polybag
Polybag
                   
Menggunakan polybag adalah solusi  yang tidak terlalu banyak memakan biaya, harga polybag cukup terjangkau sekarang ini,  ukuran juga polybag yang beragam dari yang kecil hingga yang besar. Kebuners tinggal pilih mau ukuran berapa saja menyesuaikan tanaman yang ingin kebuners tanam di halaman. Polybag cocok untuk menanam sayuran kecil sampai besar seperti seledri, bawang daun, sampai dengan terong cabe dan tomat.

Baca juga : Menanam Cabe Rawit Di Polybag





2. Berkebun dengan pot dan planterbag

Pot
Planterbag

Jika kebuners ingin menanam tanaman buah seperti sawo, tin, apel putsa dan tanaman buah yang lainnya tetapi tidak punya lahan luas, pot dan planterbag adalah jawabannya. Pot dan planterbag juga memiliki berbagai macam ukuran. Kelebihan dari pot dan planterbag adalah ketahanan yang lebih lama dibandingkan dengan polybag jadi sangat cocok untuk kebuners yang ingin menanam tanaman buah, yang notabene memiliki siklus hidup lebih lama daripada tanaman sayuran.
Baca juga : Menanam Pohon Kelor Dalam Pot



3.Berkebun Dengan Menggunakan Talang Air
Talang Air

Jangan disangka talang air hanya berfungsi untuk menampung dan mengarahkan air hujan ketempat penampungan saja ya kebuners, talang air juga bisa digunakan untuk berkebun. Dengan menggunakan talang air kebuners bisa menyiasati keterbatasan lahan agar bisa berkebun. Talang air bisa di gantung atau di tempelkan pada tembok rumah kebuners, hanya di taruh dilantai halaman rumah, atau bisa juga dibuatkan dudukan agar tampilannya menjadi lebih bagus



4.  Berkebun Dengan Menggunakan Barang Bekas


Sampah plastik


Barang bekas seperti sampah dari botol plastik, ember plastik, botol kaca, limbah kayu, dan lain lain bisa kebuners gunakan untuk berkebun. Diperlukan ide dan pemikiran kreatif dari kebuners sendiri agar bisa memanfaatkan barang bekas tersebut. Daripada tidak terpakai dan hanya menjadi sampah, lebih baik digunakan lagi untuk berkebun. Bahkan jika kebuners lebih kreatif dalam membuat kreasi untuk berkebun dari barang bekas, bisa saja kebuners juga membuka peluang usaha kreatif dan menghasilkan rupiah dari barang bekas tersebut. 


Baca juga : 


5. Berkebun dengan pipa paralon


Pipa paralon
Pipa juga bisa digunakan sebagai alat untuk berkebun dilahan sempit.  Untuk kebuners yang mau mengeluarkan biaya lebih, pipa paralon bisa kebuners gunakan untuk membuat modul hidroponik. Hidroponik dengan menggunakan pipa sudah menjadi trend dijaman sekarang ini. Penulis yakin, banyak diantara kebuners sudah mengenal apa itu hidroponik. Selain hidroponik, pipa paralon juga bisa kebuners kreasikan untuk membuat kebun vertikal. Pipa paralon ditaruh dengan posisi berdiri kemudian dilubangi sisinya dan bisa dimasukkan media tanam dan kemudian tanaman. Modul hidroponik dan kebun vertikal dari pipa paralon pun bisa fleksibel dengan tempat yang kebuners punyai. Mau tempat itu sempit sekalipun tidak menjadi masalah. 


Jangan takut dengan keterbatasan lahan, selama masih berkreasi, sesempit apapun lahan kebuners tidak akan menjadi masalah. Nah diantara 5 Tips Berkebun Di Lahan Sempit tadi, yang mana yang akan kebuners pilih? 


Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil

Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di facebook dan juga Instagram ya! :)

Minggu, 18 November 2018

5 Tips Merawat Tanaman Dalam Ruangan

Tidak ada bedanya dengan tanaman luar ruangan, Tanaman Dalam Ruangan juga perlu dirawat loh kebuners. Perlakuan terhadap tanaman dalam ruangan pun juga tidak boleh sembarangan, malah terkadang kebuners harus lebih ekstra dalam penanganan perawatan tanaman tersebut, karena pada dasarnya luar dan dalam ruangan memiliki keadaan yang berbeda contohnya perbedaan pada suhu dan cahaya matahari. Bagaimana cara yang baik agar tanaman dalam ruangan kebuners bisa tumbuh dengan bagus, berikut yuk simak 5 Tips Merawat Tanaman Dalam Ruangan.

Tanaman Dalam Ruangan




1. Pemilihan Media Tanam

Media tanam adalah unsur penting dalam menanam, karena penempatan tanamannya di dalam ruangan maka pilihlah media tanam yang bagus, tidak becek, porous, dan bisa menyimpan air dan juga bisa selalu terjaga kelembapannya. Karena logisnya tanaman dalam ruangan tidak memerlukan terlalu banyak air, hanya memerlukan media yang selalu lembap. Contoh media tanamnya adalah cocopeat, cacahan pakis, sekam, kompos bunga aren, dan lain-lain.
Media Tanam



Jika kebuners ingin tahu lebih banyak tentang kompos bunga aren, bisa kebuners klik disini Indoor Plant Banjar




2. Pilihlah Penempatan Perhatikan Sirkulasi Udara, Suhu Dan Pot Yang Pas

Mencari penempatan yang pas untuk tanaman adalah hal yang juga perlu kebuners perhatikan. Karena selain untuk menjaga estetika ruangan, penempatan yang pas juga mempermudah kebuners untuk mengangkat tanaman, jikalau tanaman itu perlu asupan sinar matahari, untuk tanaman monstera contohnya. Tanaman monstera perlu cahaya matahari setidaknya seminggu sekali agar proses fotosintesis tanaman tetap berjalan normal. Kalau kebuners menaruh tanaman dekat dengan jendela yang bisa terkena sinar matahari, kebuners tidak perlu repot lagi untuk mengangkat tanaman tersebut keluar ruangan. Sirkulasi udara dan suhu ruang juga berpengaruh kepada kesehatan tanaman kebuners, jika suhunya terlalu panas tanaman akan layu dan susah untuk berkembang baik. Pot juga berpengaruh kepada nilai estetika jika potnya bagus maka nilainya juga bertambah bagus. Untuk bahan pot, pilihlah bahan yang ringan namun kuat agar jika kebuners ingin mengangkat tanaman, kebuners tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga.


Baca juga : Manfaat Air Kelapa



3. Pahami Karakter Tanaman

Pada dasarnya tanaman mempunyai karakter  dan kebutuhan yang berbeda - beda. Berikanlah asupan dan perhatian sesuai dengan karakter tanaman yang kebuners punya agar tanaman kebuners bisa hidup dengan baik dan normal.



Monstera Rambat



4. Memperhatikan Penyiraman Dan Pemupukan

Perhatikan penyiraman, karena tanaman berada di dalam ruangan maka tidak perlu terlalu sering disiram untuk menghindari pembusukan pada akar. Air yang banyak bisa saja menjadi petaka bagi akar tanaman dan berefek pada kematian tanaman tersebut. Tetapi jika tanaman tersebut memang suka dengan air maka kebutuhan air yang harus terus diperhatikan, kembali pada point ke 3, pemahaman karakter tanaman. Lakukan juga pemupukan rutin agar tanaman kebuners tetap terjaga nutrisinya.


Baca juga : Sirih Buat Mata



5. Lakukan Pemangkasan Jika Dirasa Sudah Diperlukan

Nah untuk yang terakhir adalah pemangkasan. Jika pot sudah penuh dengan tanaman maka perlu dilakukan pemangkasan untuk mengembalikan kecantikan dari tanaman kebuners. Bukan hanya itu, bagian yang sakit juga bisa dibuang dengan pemangkasan.


Itu tadi 5 Tips Merawat Tanaman Dalam Ruangan, setelah kebuners membaca tulisan tersebut, tidak terlalu sulit untuk merawat tanaman dalam ruangan kan?


Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil

Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di facebook dan juga Instagram ya! :)

Kamis, 15 November 2018

10 Tanaman Hias Yang Cocok Di Tanam Dalam Ruangan

Tanaman hias jika dilihat dari segi penempatannya terbagi menjadi dua jenis, ada tanaman hias outdoor dan ada pula tanaman hias indoor. Bagi sebagian pecinta tanaman yang juga ingin ruangannya menjadi lebih bagus, maka tanaman indoorlah yang jadi pilihan. Selain sebagai sarana penghilang stres dan juga rekreasi, tanaman juga bisa menjadikan ruangan kebuners jadi lebih hidup.

Sebetulnya ada banyak jenis tanaman hias yang bisa di tanam dan di taruh di dalam ruangan. Tapi dalam tulisan ini penulis merangkumnya dalam 10 Tanaman Hias Yang Cocok Di Tanam Dalam Ruangan. Jadi sebelum kebuners memutuskan untuk membeli tanaman hias yang cocok dalam ruangan yuk baca dulu 10 Tanaman Hias Yang Cocok Di Tanam Dalam Ruangan berikut ini :

          
 Sansevieria 

Sansevieria biasa juga disebut snake plant atau pada umumnya di Indonesia disebut tanaman lidah mertua,memiliki bentuk yang unik, cocok untuk ditanam dalam ruangan  kebuners. Baik itu ruang kerja, ruang keluarga, ataupun ruang tamu. Selain itu tanaman yang satu ini juga berfungsi sebagai filter udara loh kebuners.


 Monstera 
 

Monstera Rambat

Monstera Rambat
Jika kebuners ingin tanpilan tanaman yang lebih berkelas dan keren, monstera jawabannya. Si "Ratu" nya tanaman hias dalam ruangan ini sedang digandrungi pada jaman sekarang. Bentuk daun yang unik menjadi pemikat siapa saja yang melihatnya. Ada banyak jenis monstera, tapi hanya beberapa yang penulis ketahui, diantaranya adalah :

  • Monstera Borsigiana variegata
  • Monsteraborsigiana
  • Monsteraobliqua 
  • Monstera deliciosa

Berminat untuk mengetahui lebih banyak tentang Tanaman Monstera ataupun tanaman indoor lainnya silahkan kebuners klik disini  Indoor plant banjar  1st Indoorplants Seller In Banjar

Lidah buaya 

Lidah buaya
Selain banyak khasiatnya untuk tubuh, tanaman lidah buaya juga bisa ditanam di dalam ruangan untuk memperindah dan mempercantik tata ruang.



Dracena
Dracena


Tanaman yang satu ini asalnya dari madagaskar dan mauritius, nah di tempat asalnya, tanaman ini awalnya hanya dianggap sebagai tanaman semak-semak, tapi beruntung sekarang pamornya sudah meningkat.



Peace lily 

Peace lily
Perpaduan antara warna daun yang hijau dan bunganya yang putih,  membuat sejuk siapapun yang memandang. 



Philodendron
Philodendron
Coba kebuners perhatikan daun dari tanaman philodendron, unik bukan ? 

Pakis

     
Pakis



Nah, bagi kebuners yang mau menanam pakis di ruangan, kebuners harus selalu pastikan kalau media tanamnya selalu lembab.



Pachira atau money tree


Pachira

Secara fisik daunnya mirip dengan daun karet. Di luar negri tanaman ini mendapat julukan money tree atau pohon uang. Kenapa? Konon jika memiliki tanaman ini, pemiliknya akan giat bekerja. Cocok bukan, untuk ditempatkan di ruang kerja kebuners karena sesuai dengan filosopi namanya.






Aglonema


Aglonema


Menurut penulis, tanaman aglonema layak diberikan predikat legend. Alasannya adalah 6 diantara 10 rumah pasti punya tanaman yang satu ini. Apalagi jika yang punya rumah sudah sejak lama suka dengan tanaman.




Calathea


Simple namun elegan, warna-warni daun calathea bisa menjadikan ruangan lebih hidup.

Nah itu tadi 10 Tanaman Hias Yang Cocok Di Tanam Dalam Ruangan yang mana diantara semua yang paling kebuners sukai? Mau pilih semua boleh kok. 


Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil


Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di Facebook dan juga  Instagram ya!  :)