Selasa, 30 Januari 2018

10 langkah Memperbanyak Tanaman Lemon Dengan Stek

Kebuners suka lemon?  Iya lemon, selain rasanya yang enak dan bisa jadi bumbu penyedap tambahan untuk masakan, lemon juga bisa jadi peluruh lemak tubuh.

Memperbanyak tanaman lemon pun mudah, selain memperbanyak dengan cangkok dan juga dari biji, lemon juga bisa diperbanyak dengan stek loh. Gampang kok caranya, yuk capcus kita mulai 10 langkah memperbanyak tanaman lemon dengan stek.

baca juga : Cara Mudah Memperbanyak Mint Dengan Stek

10 Langkah Memperbanyak Tanaman Lemon Dengan Stek
  • Siapkan 2 wadah untuk media tanam seperti gelas plastik atau pot yang sudah di lubangi pada  bagian bawahnya Dan juga wadah yang tidak dilubangi untuk merendam stek lemon yang akan di tanam. Kemudian siapkan bawang merah, pisau tajam, dan juga air hangat. 
  • Kemudian masukkan media tanam, kompos ke dalam wadah.
  • Selanjutnya kita ambil  bagian pucuk lemon yang akan di stek, pilih yang bagus ya.
Baca juga : Rahasia tumbuh subur tanaman di dinding

10 Langkah Memperbanyak Tanaman Lemon Dengan Stek

  • Lanjut lagi ke pemotongan. Potong melintang seperti di gambar. 
10 Langkah Memperbanyak Tanaman Lemon Dengan Stek





             Penting! Bersihkan daunnya seperti ini untuk mengurangi penguapan. Biar gak cepat               layu.

  • Rendam stek lemon pada wadah yang berisi bawang merah yang sudah di potong kecil dan air hangat. 


  • Rendam dulu steknya di air bawang merah tadi. Fungsi bawang merah adalah sebagai zpt (zat perangsang tumbuh) agar mempercepat pertumbuhan akar.
  • Setelah 1 jam di rendam, stek bisa langsung di tancapkan

  • Kemudian  taruh di tempat teduh yang tidak terkena matahari secara langsung.

  • Tinggal tunggu untuk beberapa minggu, sampai stek bisa lemon nya ber akar.

  • Jaga kelembapan media tanam, dan jangan lupa disiram ketika media terlihat kering.


Mudah kan, Ayo menanam!

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan di website kami

kunjungi profil kami di instagram  kebun kecil
Dan juga facebook kami kebun kecil
                                                               

Bawang Merah Sebagai Zat Perangsang Tumbuh Alami


Kebuners, tau kegunaan bawang merah untuk apa saja? Untuk memasak, sebagai bumbu penyedap makanan atau sebagai obat? Selain hal-hal tersebut bawang merah juga bisa sebagai zat perangsang tumbuh. Apa itu zat perangsang tumbuh? Zat perangsang tumbuh adalah suatu senyawa organik yang berfungsi mempengaruhi proses fisiologis pada tanaman.Tanaman pada dasarnya sudah memproduksi sendiri hormon/endogen untuk pertumbuhannya secara alami, tetapi hormon yang diproduksi oleh tanaman itu sendiri terkadang tidak maksimal, jadi tanaman perlu dibantu dengan zpt yang dibuat oleh manusia secara organik untuk memicu pertumbuhan tanaman dari luar/eksogen.

Ada beragam jenis merk zpt dengan banderol harga yang juga beragam beredar di pasaran, tetapi kalau ada bahan yang bisa di manfaatkan sebagai pengganti murah dan juga mudah didapat, mengapa tidak kita manfaatkan saja bahan yang ada.

baca juga: Manfaat Kopi Untuk Tanaman

Untuk stek batang dan penyemaian biji tanaman, ambil 2 siung bawang merah, potong-potong halus kemudian masukkan ke  gelas dan tuangkan air hangat, kemudian rendam ujung stek tanaman atau rendam semua biji yang akan di tanam.

merendam biji bunga matahari di zpt bawang merah
Untuk perendaman biji dengan zpt bawang merah bisa di hitung 24jam. Setelah 24 jam biji sudah bisa ditiriskan dan disemai di tempat yang teduh.
Nah untuk stek batang / pucuk , perendaman hanya dilakukan 6 jam saja, setelah itu bisa di tancapkan  di media tanam. Stek di ilustrasi gambar berikut adalah stek dari pucuk pohon lemon.



Semoga bermafaat, terima kasih sudah mengunjungi website kebun kecil

Kunjungi kami di facebook dan juga Instagram

Minggu, 14 Januari 2018

Manfaat Kopi Untuk Tanaman


Kebuners suka minum kopi? Kopi, selain untuk teman makan gorengan atau teman santai nongkrong baca buku manfaatnya cukup banyak juga loh, antara lain : mencegah dan mengatasi depresi, meningkatkan memori otak, meningkatkan kinerja dan performa, mencegah penyakit parkinson, tinggi akan kandungan antioksidan dan banyak lagi manfaat kopi yang lainnya. Tetapi dengan catatan jangan berlebihan ketika mengkonsumsi kopi ya :) 

Eiiits, disini kita nggak bahas manfaat kopi bagi tubuh ya, yang akan kita bahas adalah manfaat kopi untuk tanaman kita tercinta. Bukan cuman manusia yang suka ngopi, tanaman juga suka kopi..  Kebuners setelah kopi nya habis, ampasnya diapain? dibuang gitu aja ampasnya? setelah baca tulisan di sini sebaiknya ampasnya jangan dibuang lagi. 


Ampas kopi kandungan nutrisinya cukup dan memadai untuk dijadikan pupuk bagi tanaman. Kadar PH kopi yang rendah (6,9 - 6,2) cenderung asam memiliki kelebihan mempercepat proses pengomposan. Tanah yang mengandung zat kapur (basa) dapat diasamkan dengan ampas kopi.
Untuk informasi tambahan, ampas kopi juga mengandung senyawa  fosfor, potasium, magnesium dan sedikit tembaga artinya itu sudah cukup untuk menyuburkan dan membuat bahagia tanaman kebuners.

Baca juga : Kipahit Tanaman Hebat Penyelamat Petani

Ampas kopi juga bisa jadi pestisida. Ampas kopi yang ditaburkan ke tanah bisa terbukti menghalau siput-siput nakal penggangu tanaman. 
Gimana kebuners, banyak kan manfaat nya. Ayo tetap berorganik. Manfaatkan bahan-bahan yang ada disekitar kita.

Ayo ngopi !


Jangan lupa kunjungi kami di facebook
dan juga instagram


Jumat, 12 Januari 2018

Tentang Kipahit Tanaman Hebat Penyelamat Petani

https://www.google.com/imgres?imgurl=http%3A%2F%2Fupload.wikimedia.org%2Fwikipedia%2Fcommons%2F5%2F5d%2FTithonia_diversifoliaRHu2.JPG&imgrefurl=http%3A%2F%2Fberkhasiat.web.id%2F1648-tanaman-kipait-kembang-bulan-tithonia-diversifolia%2F&docid=0WWVDFJklrKBvM&tbnid=pIwmPn3bKH_WFM%3A&vet=10ahUKEwiD64jR6bbYAhXMqI8KHXw5CP0QMwh3KC0wLQ..i&w=3072&h=2304&client=firefox-b-ab&bih=666&biw=1366&q=kipahit&ved=0ahUKEwiD64jR6bbYAhXMqI8KHXw5CP0QMwh3KC0wLQ&iact=mrc&uact=8

Hallo kebuners pembaca website kebun kecil dimanapun berada. Sudah taukah kamu dengan tanaman kipahit ( tithonia diversifolia ). Tanaman yang dulunya sering diabaikan tak dianggap dan disangka hanya tanaman rumput gulma pengganggu tak berguna, kini menjelma bagai dewi penyelamat bagi petani yang sedang kesulitan pupuk dan pestisida. Kipahit bisa dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk pabrikan karena mudah didapat dan juga murah. Tajuk  batang & daun kipahit yang sering dipangkas akan cepat rimbun kembali.

Daun kipahit dan batangnya bisa dicacah kemudian dijadikan mulsa pengganti mulsa plastik. Jika kipahit dijadikan mulsa, fungsinya pun sama seperti mulsa plastik, mejaga kelembapan tanah bahkan menjadikannya lebih sehat. Memakai mulsa kipahit pun bisa menjadikan tanah lebih gembur dan subur, karena mulsa kipahit dapat  menjadi pupuk unsur hara / makanan bagi tumbuhan, Selain itu juga  tidak meninggalkan sampah yang berbahaya bagi tanah karena terurai dengan baik. Berbeda dengan mulsa plastik yang dapat meninggalkan sampah berbahaya jika menumpuk karena tidak bisa terurai. Dengan memanfaatkan tanaman kipahit kita bisa memepersiapkan masa depan yang cerah untuk pertanian berkelanjutan.

baca juga: Manfaat Kopi Untuk Tanaman



Kipahit juga bisa dijadikan pestisida organik yang cocok menghalau serangan serangga penggangu tanaman, hal ini dapat dibuktikan dengan daunnya yang subur, tumbuh disemak semak tanpa ada bekas gigitan serangga, itu artinya serangga tidak suka dengan aroma dari daun kipahit tersebut.
Apa kebuners tau, bahwasanya daun kipahit mengandung asam palmirat yang bersifat sebagai repellent  dan berpengaruh negatif terhadap sistem saraf serta metabolism serangga. Konsentrasi 50 – 60 g/l sudah efektif dalam mengendalikan serangga hama.

Baca juga : manfaat baking soda untuk tanaman




Untuk pembudidayaan dan perbanyakan tanamannya pun sangat mudah, bisa dengan stek batang ataupun biiji dari bunga kipahit yang sudah kering. Untuk perbanyakan dengan stek, batang kipahit dipotong dibuang daunnya dan kemudian di tancapkan ke tanah. Agar tidak mengganggu pergerakan tanaman lain, kipahit bisa di tanam sebagai pembatas kebun atau ladang.

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan di website kami

kunjungi profil kami di instagram  kebun kecil
Dan juga facebook kami kebun kecil
                                                               

Kamis, 04 Januari 2018

Kalangkala Buah Endemik Kalimantan (Litsea Angulata)



Hallo kalian, wahai para pembaca. Baik yang setia maupun tidak dimanapun berada.  Ada yang tau dengan buah yang satu ini? kalangkala (litsea angulata) namanya. Untuk masyarakat Kalimantan Selatan buah ini tentu sudah pasti tidak asing lagi. Tinggi pohon kalangkala dewasa berukuran 5 hingga 15 meter dengan daun yang rimbun berukuran besar.
Bentuk buah yang bernama ilmiah litsea angulata ini bulat, berwarna hijau ketika masih muda dan menjadi merah muda ketika sudah matang. Kalangkala memiliki rasa hambar, gurih sedikit getir dan tekstur daging buah lunak agak mirip alpukat. 


Mengolah kalangkala tidak sesulit yang dibayangkan, cukup direndam dengan air hangat beberapa lama kemudian tambahkan sedikit garam / penyedap rasa lalu ditambah irisan bawang merah mentah. Oleh masyarakat kalimantan selatan, kalangkala biasa makan bersama nasi panas, sambal dan ikan asin, maupun lauk lainnya.

Namun penulis tidak pernah mencoba dan tidak mau mencoba memakan buah ini tanpa diolah atau di masak, dikarenakan penulis pernah mendengar jika rasanya sangat tidak enak jika tidak diolah terlebih dahulu.



Untuk buah kalangkala ini sendiri biasa bisa ditemukan di pasar tradisional, banyak penjual yang menjual buah kalangkala pada musimnya. Buah kalangkala ini Top banget, pada awal-awal musim harganya agak sedikit mahal tapi kalau sudah suka harga mahalan dikit ya tidak apa-apa lah..

Kalangkala yang dijual di pasar tradisional

Penulis pribadi pun sungguh sangat benar-benar menggemari buah ini,kenapa? Karena penulis adalah orang asli Kalimantan Selatan, dimana kalangkala adalah buah endemik dari Kalimantan Selatan. Dan yang kedua karena rasanya enak hehehe.


Biji kalangkala selama ini diketahui sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan bisul, tetapi ternyata juga  berkhasiat sebagai obat kontrasepsi alami bagi pria. Ekstrak metanol pada biji kalangkala menurut hasil penelitian menunjukkan efek penurunan motilitas dan kecepatan gerak spermatozoa.


Penasaran dengan buah kalangkala? ayo berkunjung ke Kalimantan Selatan dan temui buah eksotis lainnya!
Jangan lupa share, jika menurut kalian ini bermanfaat.

Untuk mendapatkan update terbaru dari Kebun Kecil silahkan mampir ke halaman kami di facebook dan instagram