Minggu, 10 Februari 2019

Kurangi hama tanpa insektisida? Yuk coba tanaman refugia


Akhir-akhir ini kebun kecil sedang tertarik dengan serangga nih kebuners. Setelah menemukan beberapa serangga yang lucu-lucu di kebun, kita akhirnya penasaran dan mencari tahu lebih banyak. Salah satunya belalang sembah yang kita bahas di artikel ini 5 Fakta Unik Belalang Sembah. Ternyata, tidak semua serangga merugikan loh kebuners! Ada juga serangga yang bermanfaat seperti belalang sembah, membantu petani mengendalikan hama tanaman. Mungkin kita harus belajar lebih bayak nih supaya bisa saling memberikan keuntungan dengan alam :)

Seringkali ketika kita melihat serangga atau hama lain dikebun kita akan merasa khawatir tanaman kita akan diserang oleh mereka. Atau selain serangga, salah satu kekhawatiran yang lain adalah serangan penyakit pada tanaman kita. Nah, untuk mengatasi hal tersebut biasanya pestisida atau insektisida sintetik atau kimia digunakan. Kenapa banyak petani dan pekebun menggunakannya? selain karena mudah didapat di toko-toko pertanian sekitar, populasi hama dapat dengan cepat ditangani. Sekali libas hama-hama yang ada dikebun langsung mengungsi semua kebuners.

Tapi, Iya ada tapinya. Bahan kimia sintetik memang benar sebagai sebuah solusi yang cepat ya kebuners. Tetapi jika pestisida kimia tersebut digunakan dengan sangat intensif dan berlebihan maka akan memberikan dampak negatif yang sangat berbahaya. Hama-hama yang kabur tadi dapat menjadi resisten atau kebal, sehingga bisa jadi jumlah mereka akan lebih meledak menyerang areal pertanian. Pestisida tadi juga dapat menghentikan proses pengendalian secara alami oleh alam terhadap hama, karena rusaknya lingungan yang terkena bahan kimia.

Lantas harus  bagaimana dong?

Caranya adalah dengan menciptakan kestabilan ekologi di dalam ekosistem buatan, sehingga dapat menciptakan sebuah sistem alami.
terdengar ribet? hehehe
Gampangnya begini, hama-hama yang datang datang menyerang disebabkan oleh sumber makanan yang banyak pula. Yaitu tanaman kebuners sendiri. Nah, cara untuk mengurangi mereka adalah dengan menciptakan musuh alami si hama-hama ini.

Caranya adalah dengan menanam tanaman yang dapat memancing serangga predator hama. Tanaman ini akan menjadi sumber makanan bagi parasit tanaman dan tempat berlindung bagi serangga predator hama, salah satunya belalang sembah yang kita bicarakan di awal tadi. Tanaman ini disebut refugia. Tanaman refugia adalah tempat tinggal atau mikro habitat bagi serangga predator dan bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka. Seakan-akan kita bekerja bersama dengan alam untuk hidup.

refugia krokot di kebun kecil


Jenis-jenis tanaman yang bisa menjadi tanaman refugia itu bermacam-macam kebuners. Pada umumnya adalah tanaman bunga, bisa bunga matahari, kenikir, jengger ayam, tapak dara, bayam, juga kembang kertas dan berbagai macam bunga berwarna cerah mencolok. Tanaman refugia ini bisa menarik hama menjauhi tanaman kebuners dan serangga predator dikarenakan tanaman bunga akan mengeluarkan nektar yang baunya menarik serangga untuk datang.
Selain itu, warna bunga dan ukurannya juga merupakan salah satu faktor serangga lebih memilih nangkring di bunga daripada di tanaman kebuners.

salah satu refugia di kebun kecil

refugia kebun kecil

Jadi, selain membantu mengurangi populasi hama di kebun. Tanaman refugia juga dapat mempercantik tampilan kebun kebuners. Jika kebuners memiliki permasalahan terhadap hama, bisa dicoba tips satu ini.

Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil


Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di Facebook dan juga  Instagram ya!  :)


Sumber: 
https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/agrovital/article/view/206

5 Fakta Unik Tentang Belalang Sembah



Ketika saya sedang bekerja dikebun pada sore hari, tidak sengaja saya menemukan satu teman kecil, pemburu ulung, dan pemakan hama yang namanya belalang sembah.
Belalang sembah atau cengcorang atau juga dalam bahasa inggris dinamakan praying mantis, adalah jenis serangga yang umumnya dapat kebuners ditemukan di sekitar lingkungan. Baik itu dilingkungan rumah, ataupun kebun. Alasan serangga ini dinamakan belalang sembah adalah karena sikapnya yang seperti berdoa. Belalang sembah banyak menginspirasi diantaranya adalah inspirasi dari jurus Talangquan yang diciptakan oleh Wang lang, selepas kalah dari pertarungan. Selain itu lagu dari Waldjinah yang berjudul Walang kekek juga terinspirasi dari belalang sembah. 

Pada tulisan kali ini, saya ingin mengulas tentan 5 Fakta Tentang Belalang Sembah. Apa saja? Yuk kita simak.



1. Satu-satunya serangga yang bisa memutar kepala 180°
Kemampuan memutar kepalanya inilah yang menjadi kelebihan belalang sembah dalam berburu mencari mangsa. The one and only, Hebat kan kebuners. 

2.  Belalang sembah adalah serangga karnivora
Belalang sembah adalah serangga karnivora yang dapat memakan berbagai jenis mangsa (folipagus). Nah kebuners, bahkan belalang sembah juga memiliki sifat kanibalisme (memakan sesama) sifat kanibalisme ini biasanya berlaku pada belalang sembah betina yang memakan belalang sembah jantan sebelum acara kawinan. Perilaku kanibalisme sebelum acara kawinan adalah perilaku alami dari belalang sembah betina. Sebuah proses yang sadis, kepala dari belalang sembah jantan dimakan dan kemudian setelah kepala habis, terjadilah proses perkawinan seperti biasa. Perilaku ini juga bertujuan agar sang betina mendapat nutrisi untuk meningkatkan kesuburan hasil dari perkawinan mereka. Kanibalisme tidak terjadi jika sang jantan bisa mengendap- endap dan sukses melakukan acara kawinan secara diam-diam, tanpa diketahui sang betina. Jika belalang sembah jantan tertangkap sesudah acara kawinan, belalang sembah betina tetap akan memakannya. Jadi acara kawinannya harus hit and run jika ya kebuners hehe.
Karena sifat karnivora dan bisa memakan berbagai macam jenis mangsa inilah yang menjadikan belalang sembah secara tidak langsung menjadi teman petani. Makanan belalang sembah antara lain adalah ulat, jangkrik, kupu-kupu, dan berbagai macam serangga kecil lainnya. 

kanibalisme pada belalang sembah


serangga karnivora




3. Belalang sembah tidak berbahaya bagi manusia
Meskipun memiliki rupa dan bentuk yang menakutkan, belalang sembah tidak berbahaya bagi manusia. Badan yang terlihat kokoh ternyata rapuh jika dipegang manusia. Jika salah dan kurang hati-hati dalam menangkap atau memegang badan dari belalang sembah, badannya akan remuk. 


4. Hebat dalam hal penyamaran
Belalang sembah menyamar bisa menyamar sebagai daun, ranting, dan juga bisa bersembunyi diantaranya untuk berkamuflase. Belalang sembah akan diam menunggu mangsa datang, lalu kemudian akan menangkapnya, melumpuhkannya dengan cepat dan kemudian memakan bagian tubuh mangsanya satu persatu. 


5. Memakan mangsa dalam keadaan hidup
Setelah menangkap dan melumpuhkan mangsa, belalang sembah perlahan akan memakan bagian tubuh mangsanya yang sedang lemas dalam Keadaan masih hidup. Biasanya ritual memakan mangsa ini dimulai dari bagian kepala, kemudian berlanjut kebagian tubuh lainnya. Mangsa yang dimakan pun tidak dihabiskan semuanya, terkadang ada bagian tubuh mangsa yang ditinggalkan tidak dimakan.

Itu tadi 5 Fakta Unik Tentang Belalang Sembah yang merupakan salah satu serangga predator yang bisa membantu melibas hama tanaman. Kebun kebuners tidak ada belalang sembah? yuk kita pancing mereka berkunjung dengan tanaman refugia, caranya kita bahas di artikel ini

Terima kasih sudah berkunjung ke website Kebun kecil


Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru dari Kebun Kecil. Silahkan kunjungi kami di Facebook dan juga  Instagram ya!  :)

Sumber :
youtube.com/insecthaustv
AN EXPERIMENTAL ANALYSIS OF THE SEXUAL BEHAVIOR OF THE PRAYING MANTIS (MANTIS RELIGIOSA L.)
K D. ROEDER
(From Tufts College, Massachusetts)